You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Endapan Sampah jadi Penyebab Kali di Jakbar Mengalami Pendangkalan
photo Doc - Beritajakarta.id

Warga Minta Normalisasi Kali Gubuk Genteng

Warga kampung deret RW 05 Semper Barat yang rumahnya baru selesai dibangun berharap Kali Gubuk Genteng yang berada di Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Tanjung Priok, Jakarta Utara, segera dinormalisasi. Kondisi kali yang banyak sampah dan semakin dangkal dengan lumpur, membuat kali menjadi rawan meluap.

Kami sudah mengajukan pengerukan kali kepada Sudin PU Air, karena jika hujan turun warga kami kebanjiran

Ketua RT 10, Senja mengatakan, untuk mengatasi persoalan itu warganya bersama warga di RT 01/10 Semper Barat, sering melakukan pembersihan Kali Gubuk Genteng. Namun, karena tebalnya lumpur di kali ini membuat warga kesulitan. Sebab, untuk membersihkannya dibutuhkan alat khusus pengeruk lumpur, bukan menggunakan peralatan manual seperti cangkul.

Pihaknya juga mengaku sudah meminta Suku Dinas (Sudin) PU Tata Air Jakarta Utara melakukan pengerukan Kali Gubuk Genteng. Pasalnya, jika hujan tiba, kali itu sering meluap dan mengakibatkan banjir hingga setengah meter.

Warga Minta Turap Kali Angke Segera Dirampungkan

"Kami sudah mengajukan pengerukan kali kepada Sudin PU Air, karena jika hujan turun warga kami kebanjiran," jelasnya, Senin (5/5)

Sementara itu, Lurah Semper Barat, M Iqbal menuturkan, Kali Gubuk Genteng yang merupakan salah satu anak Kali Cakung Lama sebenarnya pernah dikeruk. Namun, dari 600 meter, masih ada 400 meter lagi yang belum dikeruk dan posisinya tepat di dekat kampung deret Semper Barat. Pihaknya berjanji akan terus berkoordinasi dengan Sudin PU Tata Air Jakarta Utara untuk bisa dilakukan pengerukan kembali, sehingga lumpur yang ada di kali ini dapat segera terangkat. Dengan begitu, warga tidak perlu khawatir kebanjiran saat hujan tiba.

"Tahun lalu sudah dilakukan pengerukan, tapi masih ada 400 meter lagi yang belum dikeruk. Kami terus melakukan koordinasi dengan pemerintah," ucapnya.

Sementara itu, Kasudin PU Tata Air Jakarta Utara, Wagiman Silalahi, yang coba dikonfirmasi masalah tersebut tidak dapat dihubungi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3270 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2894 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1643 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1464 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1290 personFolmer